Punya Proyek Bangunan Tapi Catatan Masih Kacau? Kenalan dengan Proyekku

🌍 Tersedia dalam 2 bahasa
Admin 01 October 2026, 10:52 Diterbitkan: 01 October 2026
Punya Proyek Bangunan Tapi Catatan Masih Kacau? Kenalan dengan Proyekku

Proyek sudah jalan, tukang sudah kerja, material sudah beli. Tapi di akhir proyek Anda bingung: sebenarnya saya untung berapa? Catatannya di mana? Di buku. Di nota berserakan di dashboard mobil. Atau cuma diingat-ingat. Uang masuk dari satu rekening, uang keluar dari rekening lain. Dicocokkan di akhir, kadang tidak ketemu.

Kalau proyeknya cuma satu dan kecil, masih bisa diingat. Begitu pegang dua-tiga proyek sekaligus, mulai kacau. Pengeluaran tercampur, upah tukang lupa dicatat, invoice belum ditagih padahal sudah waktunya.

Kenalan Dulu dengan Proyekku

Aplikasi untuk pemborong bangunan di Indonesia. Cukup pakai HP atau laptop yang Anda punya. Data pemilik proyek, nilai kontrak, termin, pengeluaran material, upah tukang, absensi, invoice — semua tercatat rapi di satu tempat. Bisa dilihat kapan saja.

Yang Sering Bikin Pusing

Pengeluaran per proyek. Kalau pegang tiga proyek sekaligus, pengeluaran bisa tercampur. Mana proyek yang boros, mana yang efisien — susah tahu.

Pembayaran dari pemilik. Biasanya pakai termin — DP, termin 1, termin 2, pelunasan. Kalau catatan manual, bisa lupa menagih. Atau menagih padahal sudah dibayar.

Upah pekerja. Tukang, laden, mandor — upah hariannya beda. Kalau absensi pakai buku, sering muncul masalah: tukang bilang kerja 20 hari, catatan Anda cuma 18.

Laba-rugi per proyek. Nilai kontrak tahu, pengeluaran tahu. Tapi kalau ditanya "proyek ini untung berapa?", masih harus hitung manual.

Yang Bikin Berbeda

  • Data pemilik proyek rapi. Tahu proyek siapa, kontaknya siapa.
  • Termin terstruktur. DP, termin 1, 2, sampai pelunasan. Status jelas: sudah ditagih, sudah dibayar, atau belum.
  • Pengeluaran terikat ke proyek. Material, upah, sewa alat — tidak ada yang nyasar.
  • Absensi & upah otomatis. Tukang, laden, mandor bisa diabsensi. Tahu siapa sudah dibayar, siapa belum.
  • Invoice & pembayaran tercatat. Tahu sisa piutang per proyek.
  • Katalog material & supplier. Simpan daftar material dan harga beli, tinggal pilih saat input.
  • Inventaris alat. Molen, scaffolding, alat ukur — tercatat kondisi dan statusnya.
  • Laporan laba-rugi per proyek. Dari nilai kontrak, berapa yang masuk, berapa yang keluar, berapa sisa untungnya.

Cocok untuk Siapa?

Pemborong yang pegang lebih dari satu proyek. Kontraktor kecil–menengah. Pemborong renovasi rumah. Yang punya tim tukang tetap. Yang sering lupa menagih termin. Yang ingin tahu laba-rugi per proyek tanpa hitung manual.

Kalau masih ragu apakah proyek Anda cukup besar, jawabannya: aplikasi lebih bermanfaat dipakai dari awal. Saat proyek masih kecil, Anda bisa membiasakan diri. Saat proyek ramai, sistem sudah jalan.

Cara Mulai

Cukup daftar akun, langsung masuk. Di dalamnya sudah ada panduan: cara tambah pemilik proyek, buat proyek baru, input termin, catat pengeluaran, absensi pekerja, buat invoice. Anda juga bisa angkat staff kantor langsung dari aplikasi.

Yang Akan Anda Rasakan

  • Tidak perlu lagi cari nota di dashboard mobil. Semua pengeluaran ada di aplikasi.
  • Tidak perlu deg-degan saat pemilik tanya "sudah sampai termin berapa?". Buka laporan, langsung tahu.
  • Lebih tenang kelola beberapa proyek sekaligus — tidak tercampur.
  • Bisa lihat pola: proyek tipe apa paling untung, material apa paling sering dipakai.
  • Punya lebih banyak waktu untuk cari proyek baru atau istirahat.

Kalau tertarik, silakan KLIK REGISTRASI. Prosesnya singkat.

Kalau tidak cocok, tidak ada yang hilang. Kalau cocok, Anda akan bertanya-tanya kenapa tidak mulai dari dulu.

Link disalin!